Selasa, 15 Maret 2016

Pakkat dan si Jengki

oleh : Idha Damanik

Padang Sidempuan, kota yang terletak di wilayah Tapanuli Selatan, sekitar 400 km dari kota Medan. Dengan panorama alamnya yang indah karena letaknya yang  dikelilingi perbukitan membuat kota ini menjadi salah satu tujuan wisata favorit. 

Banyak masyarakat yang memanfaatkan lereng perbukitan untuk berkebun sebagai mata pencahariannya. Buah dengan kulit bersisik menjadi primadonanya sehingga julukan “Kota Salak” pun melekat pada kota ini.

Selain keindahan alamnya, kelezatan kulinernya menggugah selera. 

Ada satu makanan yang khas karena memang dari sinilah asal mulanya. Dengan kata lain makanan ini adalah menu sehari-hari warga setempat yang akhirnya menyebar ke daerah yang lain, pakkat !

Sebelum dikonsumsi pakkat  atau rotan muda ini memiliki tekstur yang lembut. Pucuk rotan dibakar lebih dulu dan dikupas. Lantas  diambil bagian dalamnya yang berwarna putih.

Selasa, 08 Maret 2016

Surprise

“Kring.. Kring”, nada dering ala pak pos terdengar dari ponsel lawas ku. Notifikasi yang mengisyaratkan ada private message alias japri-an masuk. Dan benar... dari Qiseng, ternyata. Salah satu sobat SMA yang sekarang tinggal nun jauh di sana... di Palu.

“Bro, awakmu digolek i Joice iku lho”, begitu bunyi pesan yang masuk.
“Arek e wes ndik Malang saiki”

Aku sempat kaget ketika membaca lanjutan pesan yang terakhir ini. 
Betapa tidak, setahuku dia nggak ngasih woro-woro sebelumnya... lha kok tiba-tiba saja sudah mbejudul di bhumi Arema, kota kelahiran nya. 
Walah.. walah.. mau bikin surprise ini kayaknya.

Ya, Joice adalah salah satu teman sekolah yang “nyasar” ke Amrik seperti beberapa teman lain yang sudah tinggal disana. Kebetulan dia sekarang lagi pulkam. Mengobati rindu akan kampung halaman dan dari bocoran yang saya dapat... ini adalah kejutan untuk orang tua tercinta ! 
Ow... it’s so sweet. It’s a very nice gift

GPL alias gak pake lama, wong Amrik ini kudu ndang disamperin biar nggak lepas.  Rasanya seneng banget bisa jumpa lagi sama teman yang cukup lama nggak ketemu, apalagi ini datang jauh-jauh dari negeri Paman Sam, yang belum tentu setahun sekali bisa pulang kampung

Selasa, 01 Maret 2016

Pojok Pustaka : Sayangi Hati Kita Sendiri

Pertama kali membaca judul dari pustaka kali ini, pikiran penulis segera nyamber gambaran tentang keberadaan hati yang dipenuhi oleh hal-hal psikologi.

Stress, sakit hati, dendam, iri, jengkel, marah ......
Yang tentu saja, seperti kita ketahui bersama, obatnya adalah Let it Go aja dehhhh.....  Easy going, kata orang pinter, yang memang dah banyak terbukti.


Namun ternyata, 
pustaka kali ini bicara tentang medis. 

Organ hati ! 
Lever. 
Bukan heart, yang arti kata sebenarnya adalah jantung, gara-gara meng adopt mentah-mentah dari bahasa paman Sam, my sweet heart

Anyway,  ini adalah tentang minuman pembersih organ hati.

Selasa, 23 Februari 2016

My Diary : Ketika Ketulusan Berbicara

Reposted by Didik Setiabudi


Hingga hari ini,  Jackie Chan tidak hanya sekedar superstar kungfu, namun dia juga seorang bintang dalam bidang kemanusiaan.

Pernah ada yang bertanya pada Jackie Chan,

“Selebritis melakukan kegiatan kemanusiaan apa bukan demi tebar pesona, apakah ada kebohongan (di baliknya)?”

Pertanyaan yang sangat menusuk, Jackie Chan pun menjawabnya dengan lugas, 
“Ada kebohongan! Saya memulainya dari kebohongan.”

Sabtu, 20 Februari 2016

PisGor Sambal Malalayang

......angin berhembus kencang di Pantai Malalayang. Mendorong air laut menghempas bebatuan cadas yang ada di pinggirnya. Sementara Pulau Manado Tua berdiri angkuh di hadapan, menyingsing sinar sang surya yang mulai berpendar merah di air laut. 

Suasana demikian akan semakin lengkap jika ditemani kudapan khas Manado berupa pisang goreng alias PisGor guys.


Benar guys,  sepintas tak ada yang berbeda antara pisang goreng Manado dengan pisang goreng pada umumnya, termasuk cara pembuatannya. 

Awalnya pisang dipilih dari jenis pisang kepok, pemilihan jenis pisang ini bukan tanpa alasan, pisang kepok mempunyai daging yang tebal dan dianggap mempunyai rasa yang lebih manis dan cocok untuk dijadikan bahan utama pisang goreng.

Adonan pisang goreng terbuat dari tepung terigu yang dicampur air sedikit demi sedikit hingga mencapai kekentalan tertentu. 

Senin, 25 Januari 2016

Pojok Bunda : Bandeng, Sang Primadona


Bandeng, bagi sebagian dari kita, dengan  alasan duri-duri halusnya, bukan merupakan lauk favourite.

Lebih nyaman bagi para bunda untuk menyajikan ikan laut lainnya, seperti kakap, tuna atau "ikan darat", istilah orang Malang tentang ikan air tawar.

Namun, tau kah kita, bahwa di negara tetangga, ikan ini merupakan primadona ?

Rasanya yang gurih, dan bisa dimasak enak untuk berbagai macam jenis sajian kuliner.
Bandeng presto, Bali bandeng, bandeng asap, adalah beberapa diantaranya yang bayak disukai masyarakat.

Mengutip kata orang pintar, satu porsi bandeng mengandung sekitar 20% lemak jenuh, 19 % kolesterol, dan 9% dari total lemak.

Jumat, 22 Januari 2016

The Soldier : F A R I A T I

Dalam beberapa periode di tapak kehidupan ini, keterbatasan fisik  dan mental menunjukkan keberadaannya, sobat, memaksa kita untuk sejenak berhenti melangkah, menahan antusiasm dan semangat yang membara, bahkan kadang sanggup memadamkan api di dalam diri ini.

Dan di saat itulah, selalu ada malaikat yang dikirim Sang Pencipta Hidup untuk kembali menguatkan kita.  Ada pasangan kita, ada sahabat kita, ada keluarga kita, ada dia yang perduli.

"Your problem is mine"

Ugggghhh..... serasa melayang kan ?!
Benar -benar kalimat penyemangat lhoooo....

Apalagi di saat usia semakin beranjak naik
Kelemahan fisik nggak mungkin kita hindari lagi kan?!

Bagi beberapa orang yang memilih hidup sendiri,

bergabung di sebuah komunitas yang memiliki banyak persamaan, membuktikan bahwa mereka pun merupakan makhluk sosial yang memerlukan orang lain dalam hidupnya.