Selasa, 10 Oktober 2017

Golden Age Party di Mata Alumnus

Golden Age ?
50 tahun ?
Setengah abad ?

Tanyakan ke 10 orang yang telah merayakan ulang tahun mereka yang ke 50 tahun, dan kita akan mendapatkan 10 jawaban spontan yang berbeda dengan 10 reaksi berbeda.

"Gak terasa yah....." - merasa masih muda
"Cepet yah....." - gak pengen tua
"Dulu itu....." - hidup dalam kenangan masa muda
"Anak-anak dah gede....." - perasaan lega
"Seandainya dulu....." - penyesalan
"Si anu dah almarhum yah......" - putus asa

"Waktu kita tinggal berapa tahun lagi yah?" - lha kok ?

Dan ide untuk merayakan ulang tahun ke 50 ?

"Gak usah lah"
"Malu ama anak-anak"
"Pesan tempat !!"
"Mo ngundang siapa yah?"

Pro dan kontra, seperti biasa.

Tapi merayakan ulang tahun bersama yang ke 50 ?
Bersama teman-teman sebaya ??
HANYA SATU SUARA YANG TERDENGAR, KAWAN !!!

Selasa, 10 Mei 2016

Khasiat Buah Srikaya

oleh : Witjaksana

Sekitar bulan April-Mei merupakan musim buah srikaya (annona squamosa), tak terkecuali di kota saya, Sumenep, Madura. Buah-buah ini berasal dari kecamatan Bluto yang tidak jauh dari kota Sumenep. 

Info dari teman di Pandaan, Jawa Timur juga demikian, hampir tiap hari berburu srikaya. Mumpung lagi musim katanya. 

Selain di pasar tradisional, banyak pedagang yang menggelar dagangan di jalan poros agar mudah dijangkau pembeli.   Bak gayung bersambut, buah srikaya ini tidak pernah sepi pembeli. Selain karena rasanya yang enak dan manis juga berkhasiat (bermanfaat untuk pengobatan)


Manfaat buah srikaya :

Selasa, 03 Mei 2016

Apen dan Kroket Madura


oleh : Witjaksana

Beberapa hari yang lalu ada teman lama yang tinggal di Malang berkirim pesan melalui wasap. Dia penasaran dengan yang namanya "kroket madura" dan "apen". 

Kalau yang pertama mungkin sudah bisa dibayangkan karena nama "kroket" sudah me-nusantara. Jadi sudah tidak asing lagi. Tetapi bagaimana dengan "apen" ?  Sepertinya sebuah nama yang masih asing dan menimbulkan tanda tanya. Bagaimana sih bentuk si apen ini.

Memang kadang kita temui makanan yang wujudnya sama namun mempunyai nama yang lain di tempat/daerah yang berbeda. Salah satu contoh ya kue apen yang ada di Madura ini. 
Mendengar nama saja tanpa melihat wujudnya pasti akan banyak yang mengatakan tidak tahu. Namun begitu ditunjukkan bakal membikin senyum simpul bahkan terkekeh...



Selasa, 26 April 2016

Nikmatnya Ayam Tasak Telu @ Tigapanah


oleh : Idha Damanik

Tanah Karo yang terkenal dengan gunung Sinabungnya menyimpan ragam kuliner yang lezat. Tidak saja menggugah selera namun juga membuat rindu di hati. Begitu menggoda...

Ada satu sajian yang membuat saya tidak bisa berlama-lama untuk segera mencicipinya tiap kali berlibur ke Brastagi. 

Ya... apalagi kalau bukan Ayam Tasak Telu di warung Alpan di Tigapanah. 

Meski disini banyak warung yang menyediakan menu yang sama namun di tempat inilah saya merasa cocok dengan sajian masakannya. Dengan kata lain ayam tasak telu nya sesuai dengan selera saya dan juga keluarga. 

Ada yang menarik di warung ini, yaitu jam bukanya yang terbatas. Sehingga jumlah porsi masakan yang dijual pun tidak terlalu banyak.

Selasa, 19 April 2016

Sumenep, Surganya Penikmat Srikaya

oleh : Witjaksana

Tadi siang ketika melintas di jalan Trunojoyo banyak sekali para penjual buah srikaya yang menggelar dagangannya di pinggir jalan. Tidak memakai tempat yang besar, buah-buah yang ada cukup diwadahi tempat sederhana yang terbuat dari bambu. 
Satu wadah ditawarkan sekitar Rp.40.000-Rp.60.000,- Yang berjualan mayoritas para ibu yang dengan setia duduk atau sembari berjongkok di belakang barang dagangannya. 

Sebenarnya saya tidak terlalu tertarik dengan buah srikaya alias biasa-biasa saja. Namun kali ini berbeda. 
Saya tergelitik untuk mampir. Disamping karena memang lama tidak membeli buah ini juga karena teringat akan obrolan dengan seorang teman.

Selasa, 12 April 2016

Pojok Pustaka : Mengapa Berteriak ?

 Diceritakan ulang oleh : Didik Setiabudi

Ketika bunda Teresa memandikan anak gelandangan di tepi sungai Gangga, Ia melihat ada keluarga yg sedang bertengkar, saling berteriak. 

Ia berpaling ke murid-muridnya & bertanya: 
"Kenapa orang suka saling berteriak kalau sedang marah?" tanya bunda Teresa.

Salah satu menjawab: "Karena kehilangan sabar, kita berteriak."

"Tetapi, kenapa harus berteriak pada orang yg ada di sebelahmu? Kan, pesannya bisa juga sampai dengan cara halus?" tanyanya kembali.

Murid-murid saling adu jawaban namun tidak ada satu yang mereka sepakati.

Selasa, 05 April 2016

Mie Cakalang Manado ....

Manado selama ini dikenal sebagai salah satu surganya kuliner di Indonesia. 
Banyak pecinta kuliner yang jika berkunjung ke ibukota Sulawesi Utara ini tidak melewatkan kesempatan untuk berburu kuliner khas Manado yang terkenal kelezatannya , salah satunya adalah mie cakalang.



Mie cakalang menjadi salah satu makanan yang sangat populer di Manado. 
Mie dengan aroma ikan cakalang yang kuat ini biasa disajikan dengan bumbu-bumbu yang antara lain terdiri dari bawang merah, dan daun bawang. Irisan daging ikan cakalang yang disajikan diatas mie menjadikan mie ini terasa nikmat saat lidah kita mencicipinya. 

Mie cakalang disajikan dengan kuah bening dengan sedikit merica yang memberikan nuansa rasa sedikit pedas di lidah. Uap panas yang mengepul dengan taburan bawang goreng di mangkuk membuat selera makan kita bangkit saat mie ini disajikan.