Guys, bagi pecinta jajanan tradisional wajib merasakan legitnya makanan ini. Disajikan dalam warna Pink atau agak Oranye. Rasanya cukup manis dan lengket karena kandungan gulanya cukup banyak. Ya itulah Arbanat, guys.
Orang-orang suka menyebutnya Arum Manis. Penjualnya biasanya bapak-bapak yang sudah tua, sederhana, dan mengenakan topi bundar dari anyaman rotan atau berbahan kain berwarna hitam.
Jajanan tradisional ini rupanya masih bertahan dan cukup digemari meski pasar makanan modern kian membanjiri disana sini.
Untuk menarik pembeli, sambil berjalan mengitari kampung, Bapak penjual ini akan memainkan alat musik semacam Rebab dengan bunyi yang biasanya cuma asbun 'asal bunyi', berbeda dengan Rebab yang asli.
Alat musik ini pun hanya dibuat dari kayu yang asal-asalan, kaleng bekas untuk resonansi suaranya, senar yang mungkin dari kawat kecil, serta alat gesek. Bunyinya cukup nyaring, sehingga dari jarak cukup jauh bisa terdengar.








